FEATURE: KMD (KURSUS MAHIR DASAR) YANG SANGAT DINANTI
Kamis, 07 Juli 202 2 | 22 :2 6 WIB
FEATURE: KMD (KURSUS MAHIR DASAR) YANG SANGAT DINANTI
Mei Wahyu Lestari
Dua tahun menghadapi pandemi yang melanda dunia ini membuat sejumlah kegiatan terbatas, terutama pada kegiatan yang mengharuskan mahasiswa untuk berkegitan bersama dan bertemu langsung di lingkungan kampus. Virus Corona yang masih banyak manusia saat ini telah menyebar ke berbagai tempat. Hal ini membuat pemerintah menerapkan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. masyarakat dilarang berkumpul di luar rumah. Sekolah pun dilakukan di rumah.
Akibat PSBB ini, banyak orang waktu di rumah. Bagi orang yang senang tentu akan merasa bosan. Oleh karena itu, saya melakukan berbagai kegiatan, seperti memasak, bermain media sosial, belajar hal-hal baru melalui tutorial dan lainnya. Hal ini sedikit menghibur dan bermanfaat tentunya. Tetapi, seiring berjalannya waktu, aku terus merasa bosan. rasanya aku tidak tahu harus melakukan baru saja. Semua hal sudah coba kulakukan, tapi tetap saja rasa bosan bisa datang kapan saja.
Terlebih lagi, aku seorang
anak tunggal. Aku benar-benar merasa kesepian. Hari-hariku hanya ditemani oleh
telepon genggam dan laptop. Setiap hari aku menonton idola yang sangat kusukai,
film, dan memutar lagu favorit. Setelah itu aku membantu kedua orang tuaku membersihkan
rumah dan menyiapkan makanan. Walaupun melakukan beberapa kegiatan di rumah,
tetap saja aku merasa bosan dan kesepian.
Memasuki bulan Juli, aku sangat bergembira
dapat melakukan kegiatan program kerja yang sempat dua tahun tidak terlaksana,
yakni Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk anak PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
dengan golongan siaga. Saya menjabat Reka kerja pada sie pemesanan sebagai CO
(Community Organizer) yang bertugas dan bertanggungjawab mengatur dan
mempersiapkan atau menyediakan segala hal mengenai pemesanan apa saja yang
dibutuhkan selama kegiatan.
Pembukaan Kegiatan Kursus
Mahir Dasar(KMD)
Sebagai anak Racana saya
sudah sangat merindukan kegiatan pramuka dilakukan secara luring, kegiatan
Kursus Mahir Dasar (KMD) pun disetujui oleh pihak rektorat dan Pusdiklat Kabupaten
Sukoharjo untuk dilaksanakan pada bulan ini ditanggal 1 hingga 7 Juli 2022.
Dengan menggunakan model Blended learning, metode pembelajaran yang
menggabungkan daring dan luar jaringan (luring).
Kegiatan dihari pertama
hingga ketiga dilakukan secara daring dengan pambelajaran dan pengarahan
melalui platfrom zoom yang telah disediakan. Hari keempat hingga ketujuh
dilakukan secara luring di lingkungan kampus menggunakan lapangan Psikologi,
Taman edutorium Djazman, dan ruang seminar di lantai tujuh gedung Siti Walidah
kampus dua.
Kegiatan Hari ketiga
Kegiatan Hari Keempat
Kegiatan Pramuka yang dilakukan adalah latihan PBB
(hadap kanan, hadap kiri, dan balik kanan), latihan menggunakan bendera
semaphore, membuat tandu, cara membuat tiang, membuat api unggun serta yang
terpenting adalaha menjadi pembina pramuka. Selain itu juga diajarkan
cara melaksanakan upacara pembukaan dan penutupan, menghafal Dasa Dharma,
mengenal lagu-lagu Pramuka, dan berbagai macam permainan yang menuntut
kerjasama kelompok dan konsentrasi.
Kegiatan pramuka ini tidak
hanya dilakukan di dalam kampus, tetapi juga
dilakukan di luar kampus, seperti mencari gugus depan yang dapat dibina
dan melakukan pramuka dengan aktif. Para peserta Kursus Mahir Dasar (KMD)
diberikan tugas untuk membuat video dan dapat menerangkan kebutuhan apa saja
yang harus dipersiapkan saat menjadi pembina pramuka digolongan siaga, lalu
memberikan inovasi untuk membuat kegiatan pramuka lebih menarik serta
menyenangkan untuk anak didik.
Dengan bimbingan secara continue
dan bekal yang sudah diberikan, para calon pembina diharapkan menjadi pembina
pramuka yang bertanggung jawab dan kreatif. Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD)
berjalan dengan lancar dengan jumlah peserta 238 mahasiswa, seluruh panitia
dari Racana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan para pembina dari Pusdiklat
Kabupaten Sukoharjo.



Comments
Post a Comment