Posts

Showing posts from January, 2023

Feature Sejarah : Kerupuk Intip dan Legondo untuk Sesaji di Makam Ki Ageng Perwito Desa Ngreden

Image
Makam Ki Ageng Perwito Makam Ki Ageng Perwito adalah salah satu tempat wisata di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Terletak di Jl. Desa Ngreden, Ngreden, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57473, Indonesia sekitar ±7.53 Km dari Kantor Bupati Klaten. Desa Ngreden awalnya merupakan suatu daerah yang sangat sepi penduduknya, awal tahun 1711 seiring dengan berdirinya Kerajaan Mataram Jogjakarta seorang putra Raja Demak Pujangga Pajang bernama Ki Ageng Perwito datang bersama prajuritnya dan berdomisili di daerah ini. Lambat laun daerah ini menjadi berkembang atau dalam bahasa jawa ngerda, sehingga orang-orang menyebut daerah ini menjadi desa Ngreden.  Ki Ageng Perwito merupakan putra keempat dari Sultan Trenggono yang mengabdi Pujangga dan Panglima Perang Kerajaan Pajang pada masa  Sultan Hadiwijaya yang merupakan adik iparnya dan ikut  pindah ke Kerajaan Pajang. Sebelumnya, Kerajaan Demak dipindah oleh Joko Tingkir Ke Pajang dan Joko Tingkir sendiri berge...

Feature Kuliner :Kepel Khas Klaten

Image
  Kepel  Ada banyak kuliner khas Klaten, namun tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba cemilan atau jajanan unik satu ini, yaitu kepelan atau biasa disebut kepel. Sekilas kepelan tampak seperti nugget ayam. Namun demikian, kepelan sejatinya hanya tepung yang digoreng.  Dinamai kepelan karena memang ukuran makanan ini sebesar kepalan tangan. Kepelan Klaten berasal dari sebuah desa di daerah Klaten yang bernama desa Ciro yang masih termasuk dalam wilayah administrasi kecamatan Pedan, Kab. Klaten. Bagi masyarakat Klaten, kudapan kepel memang sudah tidak asing. Rasanya yang gurih tentu membuat lidah tidak ingin berhenti. Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terkenal dengan banyaknya wisata air umbul yang alami. Selain wisata air, Klaten juga mempunyai aneka kuliner yang menggugah selera. Salah satu kuliner renyah dan perlu dicoba di Klaten yaitu kepelan khas Pedan.            Dilansir dari akun YouTube Radar Solo, kuliner Kepelan sud...

FEATURE HUMAN INTEREST: KISAH AYAHKU SEORANG SATPAM

  Tahun 2001 menjadi awal ayahku yang bernama Haryono atau yang biasa dipanggil dengan sebutan bapak macan, karena memiliki tato kepala macan yang memenuhi dadanya. Menjalani profesi sebagai satpam, keputusan memilih pekerjaan sebagai satpam karena berbekal pendidikan militer di RINDAM Magelang. Mendapatkan sertifikat militer bukan karena ayahku seorang tentara namun pernah menjadi anggota Kamra (Kemanan Rakyat) Pasca reformasi, keadaan di Indonesia masih belum stabil. Masih banyak kekerasan diberbagai sudut tanah air, padahal tahun 1999 akan diadakan pemilihan umum. Personil polisi yang tersedia dirasa kurang memadai sehingga dibentuk satuan pengamanan tambahan yang bernama Kamra atau Keamanan Rakyat. “Kamra statusnya dibawah kepolisian, bertugas bersama polisi di setiap sektor. Sehari-hari melaksanakan tugas bersama para anggota polisi. Kamra dibentuk 18 Februari 1999, berdasar kepada Undang-undang No. 20/1982 mengenai Pokok-Pokok Keamanan dan Pertahanan Negara, yang men...